Minggu, 02 Desember 2018



Generasi milenial, generasi yang suka berkarya dan mandiri dengan memilih menjadi pengusaha dengan ruang kreatif luas. Dibalik semangat berkaryamu, jangan lupakan kewajiban sebagai Wajib Pajak apabila kamu sudah berpenghasilan dan masuk dalam kelompok Penghasilan Kena Pajak. Kenapa kamu harus membayar pajak?
Dengan kamu membayar pajak, ekonomi Indonesia akan berputar. Dengan begitu, kestabilan ekonomi terjaga dan Indonesia tetap kondusif, artinya kamu semakin punya kesempaan untuk belajar, bekerja, berkaya dan lebih produktif lagi untuk memajukan usahamu. 

Selain itu, pajak akan membawa Indonesia menjadi lebih baik. Salah satunya adalah pendidikan. Mengapa Pendidikan? Pendidikan menjadi kunci dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Terlebih di era global seperti sekarang ini, persaingan antar negara kian ketat. Kualitas SDM jadi penentu dalam memenangkan kompetisi. Bicara tentang kualitas pendidikan dan pajak. Pajak sendiri merupakan sumber pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Dalam APBN  kita memiliki alokasi anggaran untuk pendidikan sebesar 20% dari APBN. Dana pendidikan ini tidak hanya disalurkan melalui alokasi Belanja Pemerintah Pusat tapi juga disalurkan langsung ke kepada daerah. Nah, alokasi dana pendidikan ini salah satunya juga masuk dalam kelompok Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam komponen belanja Transfer Ke Daerah dan Dana Desa. Apa itu DAK?. DAK sendiri dibagi lagi menjadi 2 yaitu, DAK Fisik dan DAK non-Fisik. DAK Fisik adalah alokasi yang bertujuan membantu mendanai kegiatan khusus penyediaan prasarana dan sarana pelayanan dasar publik, baik itu untuk pemebuhan standar pelayanan minimal, pemenuhan prioritas nasional maupun percepatan pembangunan Daerah. Sedangkan DAK non-Fisik bertujuan untuk kelancaran penyelenggaraan pelayanan dasar publik. Kedua DAK ini sebagai upaya untuk mengatasi kesenjangan pelayanan publik antar daerah. Mudagnya, DAK Fisik akan digunakan untuk membangun sarana serta prasarana seperti bangunan dan fasilitas sekolah. Sedangkan untuk Tunjangan Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) termasuk pada kelompok DAK Non Fisik. Sudah jelaskan seberapa penting pajak itu untuk pembangunan Indonesia terutama pada bidang pendidikan. 

Pajak akan membawa Indonesia menjadi negara mandiri. Pajak menjadi komponen pendapatan negara terbesar yang digunakan untuk membangun Indonesia. Dalam website Kemenkeuri mengatakan bahwa target penerimaan perpajakan pada APBN untuk 2019 adalah Rp 1.768,4 triliun. Tidak hanya itu, pada APBN 2019 pembiayaan yang bersumber dari utang juga diturunkan, sebagai salah satu upaya untuk Indonesia yang mandiri. Jadi jangan ragu untuk membayarkan pajakmu!.