Generasi milenial, generasi
yang suka berkarya dan mandiri dengan memilih menjadi pengusaha dengan ruang
kreatif luas. Dibalik semangat berkaryamu, jangan lupakan kewajiban sebagai
Wajib Pajak apabila kamu sudah berpenghasilan dan masuk dalam kelompok
Penghasilan Kena Pajak. Kenapa kamu harus membayar pajak?
Dengan kamu membayar pajak,
ekonomi Indonesia akan berputar. Dengan begitu, kestabilan ekonomi terjaga dan
Indonesia tetap kondusif, artinya kamu semakin punya kesempaan untuk belajar,
bekerja, berkaya dan lebih produktif lagi untuk memajukan usahamu.
Selain itu, pajak akan
membawa Indonesia menjadi lebih baik. Salah satunya adalah pendidikan. Mengapa
Pendidikan? Pendidikan menjadi kunci dalam pembangunan Sumber Daya Manusia
(SDM). Terlebih di era global seperti sekarang ini, persaingan antar negara kian
ketat. Kualitas SDM jadi penentu dalam memenangkan kompetisi. Bicara tentang
kualitas pendidikan dan pajak. Pajak sendiri merupakan sumber pendapatan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Dalam APBN kita memiliki alokasi anggaran untuk
pendidikan sebesar 20% dari APBN. Dana pendidikan ini tidak hanya disalurkan
melalui alokasi Belanja Pemerintah Pusat tapi juga disalurkan langsung ke
kepada daerah. Nah, alokasi dana pendidikan ini salah satunya juga masuk dalam
kelompok Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam komponen belanja Transfer Ke Daerah
dan Dana Desa. Apa itu DAK?. DAK sendiri dibagi lagi menjadi 2 yaitu, DAK Fisik
dan DAK non-Fisik. DAK Fisik adalah alokasi yang bertujuan membantu mendanai
kegiatan khusus penyediaan prasarana dan sarana pelayanan dasar publik, baik
itu untuk pemebuhan standar pelayanan minimal, pemenuhan prioritas nasional
maupun percepatan pembangunan Daerah. Sedangkan DAK non-Fisik bertujuan untuk
kelancaran penyelenggaraan pelayanan dasar publik. Kedua DAK ini sebagai upaya
untuk mengatasi kesenjangan pelayanan publik antar daerah. Mudagnya, DAK Fisik
akan digunakan untuk membangun sarana serta prasarana seperti bangunan dan
fasilitas sekolah. Sedangkan untuk Tunjangan Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah
(PNSD) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) termasuk pada kelompok DAK Non
Fisik. Sudah jelaskan seberapa penting pajak itu untuk pembangunan Indonesia
terutama pada bidang pendidikan.
Pajak akan membawa Indonesia menjadi negara
mandiri. Pajak menjadi komponen pendapatan negara terbesar yang digunakan untuk
membangun Indonesia. Dalam website Kemenkeuri mengatakan bahwa target
penerimaan perpajakan pada APBN untuk 2019 adalah Rp 1.768,4 triliun. Tidak
hanya itu, pada APBN 2019 pembiayaan yang bersumber dari utang juga diturunkan,
sebagai salah satu upaya untuk Indonesia yang mandiri. Jadi jangan ragu untuk
membayarkan pajakmu!.
